Assalamualaikum
Sahabat Nisrina
Manfaatkan Kesempatan Untuk Bermain Dengan Anak
Anak-anak tidak diminta untuk dilahirkan. Mereka tidak
bisa diajak berkonsultasi. Sengaja atau tidak, kita mengundang anak-anak masuk
dalam kehidupan kita. Saat anda berhenti dan memikirkannya, setelah mereka ada
disini, kita berutang kepada mereka untuk memberi mereka waktu, perlindungan,
kasih sayang dan perhatian yang sangat mereka butuhkan agar bisa berkembang.
Akan tiba waktunya mereka tidak akan meminta anda
membacakan dongeng untuk mereka lagi, ingin duduk dipangkuan anda dan tertidur,
bermain sepak bola bersama anda, atau meminta anda memperbaiki sepeda mereka.
Dan mungkin aneh rasanya, semua hal yang saat ini anda usahakan dengan keras
akan anda rindukan saat itu. Akan tiba waktu saat anda sangat ingin membacakan
dongeng untuk mereka…kata demi kata, sampai habis! Anda akan bertanya-tanya
mengapa anda pernah merasa bahwa membaca buku dongeng sebelum tidur (untuk
ke-27 kalinya) terasa sangat membosankan sehingga anda berlaku curang dengan
membalik tiga halaman sekaligus.
Tahun-tahun yang anda alami bersama anak anda akan
habis dan berlalu sebelum anda menyadarinya. Meskipun rasanya seperti baru
kemarin ketika pertama kali menggendongnya, anak sulung sudah pergi dari
rumah untuk kuliah dan anak kedua akan segera meninggalkan rumah. Kita cukup
sering mengingatkan diri sendiri tentang kenyataan ini setiap kali
anak-anak meminta melakukan sesuatu bersamanya, atau ingin berbincang-bincang
atau hanya ingin duduk dan menonton TV bersama-sama.
Mungkin kita merasa tidak benar-benar memberi waktu
untuk memenuhi semua tuntutan anak-anak kita. Dilihat dari semua telepon yang
menyita waktu dan tenaga untuk bekerja, membantu salah satu dari mereka
mengerjakan pekerjaan rumah atau mengajak mereka menonton film mungkin terlihat
tidak terlalu kita prioritaskan. Namun kesenangan sementara itu akan berubah.
Suatu saat nanti dan itu tidak akan terlalu lama lagi, kita yang akan menelepon
dan menanyakan apakah mereka terlalu sibuk untuk datang kerumah pada akhir
pekan. Bukan kita yang mengusahakan waktu luang untuk mereka, melainkan mereka
yang akan berusaha (kita berharap!) agar punya waktu untuk kita para orang tua
diantara jadwal dan acara mereka yang sibuk.
Rumah akan kosong sebelum anda menyadarinya. Tidak
seperti uang, waktu tidak bisa disimpan atau dipindahkan kehari atau tahun
berikutnya. Waktu tidak akan tinggal diam, betapapun sibuknya anda dalam
pekerjaan, di rumah, atau hal-hal lain sekalipun anda berusaha mendapatkan
promosi agar bisa lebih mencukupi keluarga anda dengan perlindungan,kenyamanan,
dan waktu untuk masa depan. Jadi jangan izinkan pekerjaan rumah tangga, kantor,
belanja, olahraga, hobi, teman-teman, mobil atau hal-hal lainnya sangat
mendominasi kehidupan anda sehingga anda tidak punya cukup waktu bersama
anak-anak. Jangan tunda lagi menyisihkan waktu bagi mereka saat ini, berharap
anda bisa menggantikannya nanti. Mereka akan segera menjadi dewasa,
meninggalkan rumah, dan kesempatan anda akan pergi selamanya. Dan anda masih
tetap bekerja sepanjang hari menunggu ‘kesempatan besar’ itu.
Jadi, manfaatkanlan waktu sebaik-baiknya bersama anak,
ketika waktu dan kesempatan itu masih ada. Karena jika hal tersebut, tidak kita
manfaatkan, kita tidak bisa memutarbalikan waktu tersebut.
Semoga
bermanfaat,
Baca
Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina
Peduli Wanita!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar