Assalamualaikum
Sahabat Nisrina
Cara Memberi Hukuman Pada Kenakalan Anak
Hukuman yang cocok tidak hanya untuk ‘kesalahan’
itu, tetapi juga untuk kenakalan
anak yang melakukannya.
Bersikap adil dalam memperlakukan anak bukan berarti memberi hukuman yang sama
kepada setiap anak yang melakukan kesalahan yang sama. Anak-anak bereaksi
dengan berbeda-beda. Anak yang sensitif misalnya, mungkin bisa belajar hanya
dengan diajak bicara tegas, tanpa tindakan lebih lanjut. Jadi menyuruh mereka
masuk ke kamar hanya akan menghancurkan mereka.
Ingatlah, dendam tidak seharusnya menjadi tujuan
dari hukuman. Tujuannya untuk lebih memperkuat batasan yang dilanggar anak-anak
anda, membuat mereka tahu batas tingkah laku yang diterima benar-benar tidak
boleh dilanggar. Jadi, satu-satunya alasan tepat untuk menghukum anak anda
bukanlah untuk menghancurkan mereka, melainkan membangun dan memperlengkapi
mereka menghadapi hidup ini.
Prinsip Hukuman Kepada Anak
Adil
Jika suatu hukuman tidak adil ,anak tidak akan
belajar apa-apa tentang pengendalian diri dan tanggung jawab. Mereka hanya
belajar bahwa anda tidak adil. Akibatnya, mereka akan marah, merasa ditolak dan
salah dimengerti semua perasaan yang pasti menghasilkan tingkah laku yang lebih
buruk dimasa mendatang. Dengan mengambil jalan pintas, tanpa pertimbangan dan
bersikap tidak adil dalam hukuman yang anda timpakan,anda akhirnya hanya
menambah persoalan dan membuat anda menghadapi jauh lebih banyak pertarungan
nantinya,saat mereka akan lebih tidak menghormati anda.
Tegas
Pastikan’Tidak’ anda berarti tidak dan ‘Ya’
berarti ya. Jangan memberi ancaman kosong. Jika maksud anda ‘Tidak’ katakan itu
dan tetap bertahan dengan keputusan itu. Jika tidak, anda hanya akan mengajar
anak bahwa mereka bisa mendapatkan apapun yang mereka inginkan, asal mereka
siap untuk terus menggangu anda dalam waktu lama. Dengan kata lain mereka akan
menganggap bahwa kemarahan dan bentuk ketidak patuhan lain bisa berhasil asal
mereka berdedikasi untuk tetap bertahan melakukannya. Jadi pilihlah dengan
hati-hati pertempuran anda dan pastikan anda tetap bertahan.
Konsisten
Jangan biarkan suasana hati anda mempengaruhi
keputusan anda tentang hukuman. Jika ada yang salah, itu salah ,selelah apapun
anda, batasnya harus selalu begitu. Jika pelanggaran dianggap sebagai hal kecil
disatu minggu dan serius di minggu berikutnya,anak akan bingung tentang
batasannya.
Semoga
bermanfaat,
Baca
Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina
Peduli Wanita!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar